5 Hal yang Sering Terlupakan Saat Memasang Water Heater di Kamar Mandi

Water heater atau pemanas air merupakan salah satu item yang ada di kamar mandi. Belum banyak orang yang memasang water heater pada bak mandi mereka.

Water heater dianggap kebutuhan yang tidak wajib ada pada kamar mandi warga Indonesia. Mengapa demikian? Karena cuaca di Indonesia rata-rata panas sehingga tidak perlu menggunakan air panas lagi untuk mandi.

Beda halnya bagi orang yang tinggal di cuaca dingin. Saat cuaca dingin, penggunaan water heater sangat membantu untuk menghangatkan badan.

Saat ini, banyak desain water heater yang ada di pasaran. Anda bisa menyesuaikan water heater dengan tampilan kamar mandi yang Anda miliki.

Untuk pemasangan, Anda bisa menggunakan jasa pasang water heater. Walaupun dikerjakan oleh tukang yang sudah ahli terkadang ada beberapa hal yang terlewatkan dalam pemasangan water heater.

Berikut 5 hal yang sering terlupakan saat memasang water heater kamar mandi.

1.   Temperatur

Pastikan water heater yang dipasang pada kamar mandi Anda mempunyai temperatur suhu yang konstan. Memilih menggunakan pemanas air dengan temperatur konstan akan menghemat waktu Anda. Anda tidak perlu direpotkan untuk menyesuaikan temperatur suhu yang sesuai dengan kondisi tubuh.

2.   Jenis Water Heater

Jenis water heater atau pemanas air yang ada di pasaran sangat bervariasi. Ada pemanas air yang menggunakan gas, listrik dengan dan tanpa tabung, serta pemanas tabung tenaga surya.

Bagi Anda yang mempunyai listrik berdaya kecil sebaiknya menghindari untuk menggunakan pemanas air tenaga listrik karena daya yang dibutuhkan sangat besar.

Bila Anda ingin menghemat biaya, Anda bisa memilih menggunakan pemanas air yang menggunakan gas. Pemanas air gas adalah jenis yang paling murah. Namun, Anda harus sering direpotkan untuk mengganti maupun membeli gas.

Sedangkan bagi Anda yang ingin menggunakan pemanas air ramah lingkungan, Anda bisa mencoba menggunakan pemanas air dengan tenaga surya. Panas dari cahaya matahari akan ditangkap oleh panel surya yang nantinya akan membuat air menjadi panas.

3.   Pengaman

Untuk menghindari bahaya korsleting, Anda perlu memastikan bahwa water heater yang akan dipasang memiliki pengaman. Sebaiknya Anda memilih pemanas air yang dilengkapi dengan elemen pengaman seperti switch anti kontak pada bagian luarnya.

4.   Spesifikasi Alat

Untuk mendapatkan produk water heater yang tepat, Anda perlu mengetahui spesifikasi dari produk yang ditawarkan. Sebaiknya Anda memilih produk dengan indikator EF (Energy Factor) agar hemat energi. Semakin tinggi indikator EF maka semakin hemat energi yang digunakan.

5.   Jasa Pemasangan

Agar tidak ada kesalahan dalam pemasangan water heater, Anda sebaiknya menggunakan jasa pasang water heater yang sudah terpercaya. Anda harus mempercayakan pemasangan water heater  pada ahlinya untuk meminimalisir kesalahan.

Anda perlu mengetahui dan menanyakan mengenai biaya pemasangan kepada penjual. Apakah biaya pemasangan juga termasuk dalam biaya pembelian? Jika ya, Anda tinggal duduk santai dan menunggu para ahli melakukan pekerjaannya.

Sebagai informasi bahwa jasa pembelian dan pemasangan water heater dihitung per meter. Sebelum membeli dan memasangnya, pastikan Anda telah mengukur panjang pipa yang dibutuhkan untuk pemasangan water heater.

Pemilihan water heater atau pemanas air yang tepat dapat membuat semua penghuni rumah merasa nyaman. Dalam jangka panjang, penggunaan water heater dianggap sangat efisien.

Tidak hanya model dan jenisnya yang beragam, untuk harga masih bisa dijangkau oleh kalangan menengah ke atas.

Leave a Comment